Ajax akan menjamu FC Volendam di Johan Cruijff Arena pada hari Kamis, 02 November 2023, dalam lanjutan pertandingan tunda pekan ketiga Eredivisie. Ini adalah laga yang menentukan nasib kedua tim di klasemen, karena mereka berada di posisi yang berdekatan dan bersaing untuk lolos ke kompetisi Eropa
Ajax saat ini berada di peringkat ke-18 dengan lima poin dari delapan pertandingan. Mereka baru saja kalah dari PSV Eindhoven dengan skor 2–5 di liga, setelah sebelumnya kalah dari Brighton & Hove Albion dengan skor 0–2 di Liga Europa. Mereka belum meraih satu pun kemenangan di lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dan hanya mencetak tiga gol dari lima pertandingan tersebut.
Ajax menunjukkan performa yang mengecewakan di bawah asuhan pelatih baru mereka, Frank Lampard, yang menggantikan Erik ten Hag pada awal musim ini. Lampard membawa gaya permainan yang lebih menyerang dan dinamis, serta memanfaatkan pemain-pemain bintang yang didatangkan dari klub-klub besar, seperti Robert Lewandowski, João Félix, Martin Ødegaard, Harry Kane, Ferran Torres, dan Trent Alexander-Arnold.
Namun, Ajax masih memiliki beberapa masalah yang harus diselesaikan, terutama di lini belakang. Mereka telah kebobolan 21 gol dari delapan pertandingan di liga, termasuk empat gol dari FC Volendam. Mereka juga belum bisa mengalahkan tim-tim kuat seperti Bayern Munich dan Manchester United. Mereka akan membutuhkan semangat juang tinggi untuk mengalahkan FC Volendam yang tangguh.
FC Volendam, di sisi lain, berada di peringkat keenam dengan 14 poin dari sembilan pertandingan. Mereka baru saja menang atas Excelsior dengan skor 3–1 di liga, berkat gol-gol dari Gianluca Oristanio, Dani de Wit, dan Robert Mühren. Sebelumnya, mereka juga kalah dari RKC Waalwijk dengan skor 1–2 di liga. Mereka telah meraih tiga kemenangan dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dan mencetak tujuh gol dari lima pertandingan tersebut.
FC Volendam menunjukkan performa yang cukup baik di bawah asuhan pelatih mereka, Wim Jonk, yang berhasil membawa timnya ke posisi enam besar musim lalu. Jonk membawa gaya permainan yang lebih solid dan efisien, serta memanfaatkan pemain-pemain andalan seperti Oristanio, de Wit, Mühren, Dani Mirani, dan Floris da Silva.
Namun, FC Volendam masih memiliki beberapa masalah yang harus diselesaikan, terutama di lini depan. Mereka sering gagal memanfaatkan peluang dan mencetak gol, meski memiliki penyerang-penyerang berkualitas seperti Sargis Adamyan, Alexander Karapetyan, dan Norberto Briasco. Mereka juga belum bisa mengalahkan tim-tim kuat seperti PSV Eindhoven dan AZ Alkmaar. Mereka akan menghadapi tantangan besar untuk menghentikan serangan Ajax yang tajam.
Laga ini diprediksi akan berlangsung seru dan menarik, karena kedua tim memiliki ambisi besar untuk meraih tiga poin. Ajax ingin memperbaiki posisi mereka di klasemen dan memberikan kejutan kepada FC Volendam. FC Volendam ingin menjaga peluang mereka lolos ke kompetisi Eropa dan membuktikan bahwa mereka bukan tim lemah.
Statistik pemain bola menunjukkan bahwa kedua tim memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing. Ajax memiliki keunggulan dalam hal penguasaan bola (67% vs 33%), passing akurat (90% vs 75%), dan dribel sukses (71% vs 54%). FC Volendam memiliki keunggulan dalam hal tembakan (15 vs 12), tembakan tepat sasaran (6 vs 5), dan pelanggaran (16 vs 12).
Dalam lima pertemuan terakhir antara kedua tim, Ajax unggul dengan empat kemenangan dan satu imbang. Pertemuan terakhir mereka berakhir dengan skor 4–2 untuk Ajax di Volendam pada Oktober lalu, berkat gol-gol dari Lewandowski, Félix, Ødegaard, dan Alexander-Arnold. Pertemuan sebelumnya berakhir dengan skor 1–1 di Amsterdam pada Agustus lalu, berkat gol-gol dari Oristanio dan Lewandowski.
Siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam laga ini? Apakah Ajax akan mampu bangkit dari keterpurukan dan mengalahkan FC Volendam untuk pertama kalinya musim ini? Ataukah FC Volendam akan melanjutkan tren positif mereka dan menunjukkan kelas mereka sebagai tim besar? Mari kita saksikan bersama laga ini besok dini hari, dan semoga kita dapat menyaksikan permainan bola yang menarik dan menghibur.
Ajax saat ini berada di peringkat ke-18 dengan lima poin dari delapan pertandingan. Mereka baru saja kalah dari PSV Eindhoven dengan skor 2–5 di liga, setelah sebelumnya kalah dari Brighton & Hove Albion dengan skor 0–2 di Liga Europa. Mereka belum meraih satu pun kemenangan di lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dan hanya mencetak tiga gol dari lima pertandingan tersebut.
Ajax menunjukkan performa yang mengecewakan di bawah asuhan pelatih baru mereka, Frank Lampard, yang menggantikan Erik ten Hag pada awal musim ini. Lampard membawa gaya permainan yang lebih menyerang dan dinamis, serta memanfaatkan pemain-pemain bintang yang didatangkan dari klub-klub besar, seperti Robert Lewandowski, João Félix, Martin Ødegaard, Harry Kane, Ferran Torres, dan Trent Alexander-Arnold.
Namun, Ajax masih memiliki beberapa masalah yang harus diselesaikan, terutama di lini belakang. Mereka telah kebobolan 21 gol dari delapan pertandingan di liga, termasuk empat gol dari FC Volendam. Mereka juga belum bisa mengalahkan tim-tim kuat seperti Bayern Munich dan Manchester United. Mereka akan membutuhkan semangat juang tinggi untuk mengalahkan FC Volendam yang tangguh.
FC Volendam, di sisi lain, berada di peringkat keenam dengan 14 poin dari sembilan pertandingan. Mereka baru saja menang atas Excelsior dengan skor 3–1 di liga, berkat gol-gol dari Gianluca Oristanio, Dani de Wit, dan Robert Mühren. Sebelumnya, mereka juga kalah dari RKC Waalwijk dengan skor 1–2 di liga. Mereka telah meraih tiga kemenangan dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dan mencetak tujuh gol dari lima pertandingan tersebut.
FC Volendam menunjukkan performa yang cukup baik di bawah asuhan pelatih mereka, Wim Jonk, yang berhasil membawa timnya ke posisi enam besar musim lalu. Jonk membawa gaya permainan yang lebih solid dan efisien, serta memanfaatkan pemain-pemain andalan seperti Oristanio, de Wit, Mühren, Dani Mirani, dan Floris da Silva.
Namun, FC Volendam masih memiliki beberapa masalah yang harus diselesaikan, terutama di lini depan. Mereka sering gagal memanfaatkan peluang dan mencetak gol, meski memiliki penyerang-penyerang berkualitas seperti Sargis Adamyan, Alexander Karapetyan, dan Norberto Briasco. Mereka juga belum bisa mengalahkan tim-tim kuat seperti PSV Eindhoven dan AZ Alkmaar. Mereka akan menghadapi tantangan besar untuk menghentikan serangan Ajax yang tajam.
Laga ini diprediksi akan berlangsung seru dan menarik, karena kedua tim memiliki ambisi besar untuk meraih tiga poin. Ajax ingin memperbaiki posisi mereka di klasemen dan memberikan kejutan kepada FC Volendam. FC Volendam ingin menjaga peluang mereka lolos ke kompetisi Eropa dan membuktikan bahwa mereka bukan tim lemah.
Statistik pemain bola menunjukkan bahwa kedua tim memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing. Ajax memiliki keunggulan dalam hal penguasaan bola (67% vs 33%), passing akurat (90% vs 75%), dan dribel sukses (71% vs 54%). FC Volendam memiliki keunggulan dalam hal tembakan (15 vs 12), tembakan tepat sasaran (6 vs 5), dan pelanggaran (16 vs 12).
Dalam lima pertemuan terakhir antara kedua tim, Ajax unggul dengan empat kemenangan dan satu imbang. Pertemuan terakhir mereka berakhir dengan skor 4–2 untuk Ajax di Volendam pada Oktober lalu, berkat gol-gol dari Lewandowski, Félix, Ødegaard, dan Alexander-Arnold. Pertemuan sebelumnya berakhir dengan skor 1–1 di Amsterdam pada Agustus lalu, berkat gol-gol dari Oristanio dan Lewandowski.
Siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam laga ini? Apakah Ajax akan mampu bangkit dari keterpurukan dan mengalahkan FC Volendam untuk pertama kalinya musim ini? Ataukah FC Volendam akan melanjutkan tren positif mereka dan menunjukkan kelas mereka sebagai tim besar? Mari kita saksikan bersama laga ini besok dini hari, dan semoga kita dapat menyaksikan permainan bola yang menarik dan menghibur.